HardFest Pesona Jati Gede Kembali di gelar

By February 28, 2020Event
HardFest Pesona Jatigede 2020 yang akan digelar pada 12-13 Juni 2020 acara yang sudah dilaksanakan 3 kali ini telah cukup mendatangkan wisatawan. even yang mengambil tempat di Kawasan Waduk Jatigede, Sumedang, Jawa Barat diprediksi berlangsung lebih meriah dan seru. Beragam potensi Sumedang akan disajikan masif sebagai daya tarik utama pariwisata. Destinasi berjuluk Kota Tahu ini memiliki alam dan budaya eksotis. Evennya beragam dengan skala internasional. Selain atraksi, aksesibilitas dan amenitasnya bagus. Kota Tahu juga ditopang industri ekonomi kreatif kompetitif dari lini kuliner, ukiran kayu/meubel, sepatu rajutan, bahkan senapan angin. “HardFest Pesona Jatigede 2020 pasti akan digelar lebih meriah. Semua kekayaan dan potensi pariwisata Sumedang akan ditampilkan. Sebab, posisinya sangat strategis sebagai penegasan betapa potensialnya beragam produk pariwisata dan ekonomi kreatif di sini. Bagaimana pun, kami terus mendorong Kawasan Waduk Jatigede sebagai KEK Pariwisata,” ungkap Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir, Jumat (14/2).
Sebelumnya taukah kamu apa itu Waduk Jatigede? Waduk Jatigede merupakan sebuah waduk yang terletak di Kabupaten Sumedang, Provinsi Jawa Barat. Pembangunan Waduk Jatigede ini telah lama direncanakan. Bahkan mungkin di luar dugaan, rencana pembuatan waduh ini telah ada sejak zaman Hindia Belanda. Waduk ini mulai dibangun pada 2008 di masa kepresidenan Susilo Bambang Yudhoyono dan baru diresmikan pada tahun 2015 serta beroperasi penuh pada 2017. Waduk ini dibangun dengan membendung aliran Sungai Cimanuk di wilayah Kecamatan Jatigede, Kabupaten Sumedangdengan dengan kapasitas tampung 979,5 juta meter kubik air.  Sebagaimana waduk lainnya, Waduk Jatigede pun memiliki fungsi utama untuk sarana irigasi dan pembangkit listrik tenaga air (PLTA).  Selain itu, Waduk Jatigede juga berfungsi sebagai sarana budidaya perikanan air tawar, sarana olahraga air, sarana rekreasi, dan lain sebagainya. Waduk Jatigede difungsikan sebagai pusat pengairan untuk 90.000 hektar lahan pertanian produktif di Kabupaten Cirebon, Kabupaten Indramayu dan Kabupaten Majalengka.  Selain itu, air yang berasal dari Waduk Jatigede juga dimanfaatkan untuk Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA).

Waduk ini juga akan memasok air bersih bagi warga sekitarnya dengan kapasitas hingga 3.500 meter kubik per detik.  Selain itu, waduk ini juga akan meredam terjadinya banjir bagi 14.000 hektar kawasan di Jawa barat.  Selain memiliki manfaat teknis, Waduk Jatigede juga menawarkan keindahan alam yang ‘tak sengaja’ terbentuk akibat proses penggenangan. Puncak-puncak bukit yang berada di area genangan berpadu dengan hamparan air yang merefleksikan birunya warna langit menciptakan panorama yang memanjakan mata.  Memanfaatkan keindahan yang tersedia tersebut, masyarakat di sekitar sana menjadikan lokasi tersebut sebagai kawasan wisata alam.  Watuk Jatigede sebagai waduk kedua terbesar di Indonesia, memang dikenal sebagai salah satu tempat wisata yang harus dikunjungi bila sedang berlibur ke Sumedang.

admin

Author admin

More posts by admin

Leave a Reply