Category

Berita

Karnaval Kemerdekaan Pesona Parahyangan 2017 Sebagai Puncak Perayaan Kemerdekaan ke-72

Karnaval Kemerdekaan Pesona Parahyangan 2017 Sebagai Puncak Perayaan Kemerdekaan ke-72

By | Berita, Event | No Comments

genpijabar.org – Pemerintah akan menggelar Karnaval Kemerdekaan sebagai puncak perayaan 17 Agustus dan penutup dari bulan kemerdekaan di Kota Bandung, Jawa Barat. Pesta rakyat bertajuk ‘Karnaval Kemerdekaan Pesona Parahyangan’ ini mengangkat tema ‘Nyalakan Api Semangat Kerja Bersama’. Karnaval ini melibatkan lebih dari 1.115 peserta berlatarbelakang seniman dan berbagai komunitas anak muda di Jawa Barat, serta perwakilan budaya dari 12 provinsi yang berkolaborasi dan bekerja bersama untuk menghadirkan pesta rakyat yang meriah.

Karnaval ini melanjutkan tradisi menutup puncak perayaan bulan kemerdekaan dengan karnaval rakyat yang rutin diadakan sejak 2015. Di tahun 2015, perayaan bertajuk ‘Karnaval Khatulistiwa’ diselenggarakan di Pontianak, Kalimantan Barat, dilanjutkan dengan ‘Karnaval Kemerdekaan Pesona Danau Toba’ di Parapat dan Balige, Sumatera Utara, tahun lalu. Karnaval Kemerdekaan Pesona Parahyangan akan dihadiri oleh Presiden RI, Joko Widodo, sejumlah Menteri, Gubernur Jawa Barat, dan Walikota Bandung.

Menteri Pariwisata Arief Yahya, mengatakan karnaval kemerdekaan ini akan menjadi pesta rakyat yang menampilkan arak-arakan budaya nusantara sebagai representasi dari keberagaman suku dan budaya di Tanah Air, dengan semangat api kerja bersama untuk mengisi kemerdekaan. “Bandung dikenal sebagai kota kreatif dan budaya, pemilihan Bandung sebagai tempat penyelenggaraan akan semakin menguatkan posisi Bandung sebagai pusat industri kreatif dan destinasi karnaval berkelas dunia,” ujar Arief.

Di saat yang sama, Premita Fifi, Ketua Panitia Nasional Karnaval Kemerdekaan Pesona Parahyangan 2017, mengatakan karnaval kemerdekaan kali ini akan berbeda karena panitia nasional hanya akan menjadi fasilitator, dimana konten dan pelaksanaan dari karnaval akan sepenuhnya menjadi kewenangan tuan rumah, yang dimotori oleh budayawan dan insan kreatif dari Kota Bandung.“

Aat Suratin, budayawan yang juga ditunjuk menjadi Kurator Karnaval, mengatakan karnaval kemerdekaan akan menampilkan beragam ekspresi budaya dari seluruh nusantara. Aat menambahkan ekspresi budaya yang beragam akan tercermin dari kostum peserta, juga seni tari, musik, dan rupa yang ditampilkan. “Seluruh peserta karnaval, baik yang menampilkan budaya tradisional, maupun kontemporer, akan mengekspresikan olah kreatif dari tema utama karnaval, yaitu Nyalakan Semangat Api Kerja Bersama,” ujar Aat.

Presiden dan Ibu Negara akan ikut berpartisipasi sebagai peserta karnaval dengan menaiki Kareta Pancasila, mobil hias yang dirancang oleh lima seniman asal Bandung. Kareta Pancasila menyiratkan makna kerja budaya dan gotong royong yang mengejawantah dalam laku budaya berupa kebersamaan.

Rangkaian kegiatan karnaval di Bandung akan dimulai pukul 10.00 WIB dengan panjang lintasan karnaval 3,4 km. Jalur karnaval membentang dari Gedung Sate sampai Alun-Alun Bandung. Aat mengatakan untuk membuat karnaval ini makin meriah, penyelenggara juga akan melibatkan karnaval-karnaval terkenal lainnya di Indonesia, seperti Jember Fashion Carnaval, Solo Batik Carnival, dan Tomohon International Flower Festival.

Selain itu, karnaval kemerdekaan kali ini juga akan diramaikan Rombongan Rebana dari Pondok Pesantren Nurul Iman, Karaton Kapangeranan Gebang Kinatar Cigugur Kuningan, Kuda Renggong Sumedang, Kesenian Gotong Garuda, Reog Ponorogo, kesenian Sisingaan asal Subang, serta perwakilan budaya dari 12 provinsi di Indonesia.

Karnaval ini juga akan melibatkan berbagai komunitas anak muda dan komunitas budaya di Bandung, seperti Paguyuban Sepeda Baheula Bandung, Komunitas Historia Van Bandung,  Pemain Engrang Jack Obin, Mojang Lenjang dan Jajaka Gandang Parahyangan, Atlet Sepatu Roda KONI Bandung, dan Komunitas Cosplay Bandung.

“Karnaval kali ini dikemas sangat apik, menampilkan berbagai kebudayaan milik Indonesia. Hal ini bertujuan agar salah satu kekayaan bangsa berupa kebudayaan, yang ditampilkan melalui kesenian, dapat terus dilestarikan dan tidak terkikis oleh zaman,” kata Deputi Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Esthy Reko Astuty yang didampingi Kepala Bidang Promosi Budaya Wawan Gunawan.

Esthy menjelaskan, Karnaval HUT Kemerdekaan HUT RI ke-72 ini merupakan kristalisasi kesadaran berbangsa dan bernegara, yang diselenggarakan oleh berbagai kalangan. Dulu dikenal dengan nama Karnaval Budaya, karnaval ini merupakan agenda rutin tahunan yang dihelat di Istana Negara dengan partisipasi dari 34 provinsi se-Indonesia. Namun sejak 2015, Karnaval tidak lagi diselenggarakan di Ibukota tetapi bergilir di berbagai penjuru Indonesia.

Menteri Pariwisata Arief Yahya sendiri berharap agar kegiatan ini menjadi heboh, gelaran acaranya pun dirancang tak biasa. Setelah menyiapkan lokasi acara, giliran penempatan spot panggung yang dirancang secara apik.

“Eksposur medianya sangat besar. Kegiatan ini akan diliput stasiun TV nasional,” ungkap Menpar Arief Yahya.

Dia menjanjikan acara yang meriah sehingga wisatawan yang datang tidak akan kecewa. Siap-siaplah terkesima oleh ragam kekayaan budaya Indonesia dan masyarakat Sunda, juga penampilan artis papan atas Indonesia.

Generasi Pesona Jawa Barat (Genpi Jabar), ikut andil pula dalam helatan ini. Genpi Jabar akan terlibat sebagai media partner, yang menjadi garda terdepan dalam publikasi di media sosial dan ranah online. Kegiatan pra event sudah mulai digaungkan di Twitter, Instagram, Facebook, dan blog.

“Pasti ‘Wow’. Ayo, ikut dan meriahkan Karnaval HUT Kemerdekaan RI ke-72, Pesona Parahyangan ini,” pungkasnya.

Presiden Jokowi Terima Obama di Kebun Raya Bogor

By | Berita, Nasional | No Comments

Meskipun awan mendung mengitari Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat, namun tidak mengurangi kehangatan pertemuan antara Presiden Joko Widodo dan Presiden Amerika Serikat ke-44 Barack Obama di Istana Kepresidenan Bogor pada Jumat (30/06/2017).

Obama yang mengenakan kemeja lengan panjang, berwarna biru muda dipadukan dengan celana panjang berwarna gelap, tiba di Istana Kepresidenan Bogor pada pukul 15.30 WIB. Kedatangan mantan Presiden AS ini disambut langsung oleh Presiden dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo serta putra Presiden, Kaesang Pangarep.

Ketika memasuki Istana Kepresidenan Bogor, Obama terlebih dahulu mengisi buku tamu dan kemudian memasuki ruang Garuda Istana Kepresidenan Bogor untuk kemudian berbincang santai di beranda belakang. Setelahnya, Presiden Jokowi yang mengenakan kemeja lengan panjang berwarna putih kemudian mengajak Obama menuju Cafe Grand Garden, yang berjarak sekitar 1 kilometer dari kawasan Istana Bogor dengan menggunakan golf cart.

Tiba di Cafe Grand Garden yang berada di kawasan Kebun Raya Bogor, Presiden Jokowi dan Barack Obama kemudian menikmati hidangan teh dan beragam jajanan pasar, seperti onde-onde, talam ubi, kue mangkok, panada cakalang, dan lemper ayam.

Saat tengah berbincang selama 10 menit, hujan pun turun, sehingga keduanya berpindah ke ruangan balkon cafe. Kali ini, bakso kuah menjadi jamuan yang menemani perbincangan keduanya di tengah hujan yang mengguyur kawasan Bogor.

Setelah berbincang cukup lama, Presiden Jokowi dan Obama pun mengakhiri pertemuan tersebut dengan berfoto bersama dan pada pukul 16.30 WIB, Obama meninggalkan cafe tersebut untuk kembali ke Jakarta dengan berkendaraan mobil.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan di tengah-tengah liburannya ke Indonesia, Obama telah meluangkan waktu untuk minum teh bersama Presiden Jokowi di Kebun Raya Bogor.

Retno menjelaskan bahwa undangan Presiden Jokowi kepada Obama sudah mulai disampaikan sejak awal 2015. “Undangan berlibur ke Indonesia diulang kembali pada saat Presiden Jokowi berkunjung ke Washington DC Oktober 2015,” ucap Retno.

Setelah Obama tidak menjabat lagi sebagai presiden, Presiden Jokowi kembali mengundang Obama untuk berlibur ke Indonesia. “Presiden mengirim undangan tertulis kepada Obama untuk berlibur ke Indonesia,” ujar Retno.

Sebelum tiba di Jakarta siang tadi, Obama terlebih dahulu menghabiskan waktunya di Indonesia dengan mengunjungi Pulau Bali pada tanggal 23-28 Juni 2017, dan Yogyakarta pada 28-30 Juni 2017. Esok hari, Sabtu 1 Juli 2017, rencananya Obama akan menjadi pembicara dalam Kongres Diaspora Indonesia ke-4. (Bey Machmudin)

 

Surganya Destinasi Wisata Alam ada di Bandung Barat

By | Berita | No Comments
Gunung Hawu Padalarang
Foto : by Raradieraa
Pemerintah Kabupaten Bandung Barat akan mengembangkan potensi wisata alam yang ada di Kab. Bandung Barat. Saat ini, pengembangan yang sudah dilakukan seperti wisata alam Curug Malela yang berada di Gununghalu, Situ Ciburuy di Padalarang dan Gua Pawon di Cipatat.
Menteri Pariwisata Arief Yahya menyebutkan bahwa Bandung itu ideal untuk destinasi wisata belanja dan kuliner. Bandung juga cocok untuk wisata alam dan budaya, posisinya tinggi, dikelilingi gunung dan berhawa sejuk. “Potensi alamnya bagus, indah, hijau, dan sejuk. Sangat ideal dikembangkan menjadi destinasi berkelas dunia,” kata Arief Yahya.
Sekda Kabupaten Bandung Barat Maman S Sunjaya mengatakan, keberadaan wisata alam sebetulnya masih banyak yang memiliki potesi untuk dikembangkan. Seperti halnya keberadaan Curug Walet. Namun memang, perlu adanya penataan fungsi tata ruang agar pengembangan wisata alam ini benar-benar bisa berkembang.
“Salah satunya harus dikembangkan oleh orang-orang profesional yang paham soal pengembangan wisata alam,” kata Maman kepada wartawan di Ngamprah, kemarin.
Menurut Maman, sebetulnya Kabupaten Bandung Barat memiliki wisata alam yang belum tentu dimiliki kota/kabupaten lainnya. Potensi ini, harus dikembangkan ke depannya. Ia mencontohkan, salah satu bentuk pengembangan wisata alam yakni dengan membangun akses jalan menuju lokasi wisata. “Seperti saat ini kita sedang upayakan pembangunan jembatan yang menghubungkan Padalarang-Saguling yang nantinya bisa tembus ke Gununghalu dan Rongga,” terangnya.
Maman menjelaskan, jika wisata alam ini dapat dikelola dengan baik, serta mampu mengembangkannya, maka akan menjadi salah satu potensi pendapatan asli daerah (PAD) untuk Kabupaten Bandung Barat. “Kita meyakini potensi wisata alam ini bisa memberikan kontribusi pada pendapatan daeerah. Makanya, harus dilakukan pengembangan,” paparnya.
Sementara itu, Ahli Geografi T. Bachtiar mengungkapkan, Kabupaten Bandung Barat kaya akan sejumlah wisata alam dan perlu ada penataan yang dirancang oleh ahlinya. Pasalnya, jika wisata alam tidak ditata oleh ahlinya, maka kondisinya justru akan memburuk.
“Wisata alam yang ada di Kabupaten Bandung Barat ini merupakan kondisi alam yang luar biasa. Butuh penataan yang harus dilakukan oleh ahlinya, agar alamnya tidak rusak. Seperti penentuan tempat parkir, pemanfaaatan aliran air,  dan toilet jangan sampai malah dibangun pada  lokasi yang memiliki nilai sejarah,” kata Bachtiar yang juga dari Kelompok Riset Cekungan Bandung.
Dikatakannya, penataan kawasan karst Jimbaran, Bali yang melibatkan seorang seniman ternama I Nyoman Nuarta serta melibatkan pakar lainnya mampu menyedot banyak jutawaan wisatawan baik dari dalam negeri maupun turis asing. Padahal patung Garuda Wisnu Kencana (GWK) yang dibangun baru setengah badan, namun tetap menarik minat orang untuk berkunjung.
“Keberadaan patung GWK  dengan tetap mempertahankan kawasan karst menjadi contoh dari sebuah keberhasilan penataan wisata alam. Kabupaten Bandung Barat pun bisa asal melibatkan ahli dibidangnya supaya penataan tidak malah merusak alam,” tuturnya.
Diungkapkannya,  Kabupaten Bandung Barat merupakan gudang geotrek wisata yang perlu dilakukan oleh pemerintah hanya tinggal memolesnya supaya banyak dikunjungi wisatawan. Objek wisatanya terbilang lengkap ada bekas laut purba di Citatah, kaldera gunung purba Sunda yang masih aktif (Gunung Tangkubanparahu), danau purba dan daerah patahan.
“Di Lembang terdapat Gunung Batu yang jika kita naik ke atasnya bisa menyaksikan matahari terbit serta panorama alam nan indah. Lokasinya sangat keren, lebih indah dibandingkan tempat lain. Mestinya, pengunjung tidak hanya sekedar selfie, tapi mendapat pengetahuan tentang Gunung Batu itu sendiri,” papar Bachtiar.

Lomba Lari 100K Ultra Lintasi Empat Puncak Gunung di Bandung

By | Berita, Event | No Comments
Press Conference BDG ULTRA 100K
Press Conference BDG ULTRA 100K
Bandung — Inilah lomba lari ultra trail pertama di Jawa Barat yang akan digelar pada 16-17 September 2017, Bandung Ultra 100K. Mengapa memakai nama Bandung, bukan Jawa Barat? Bandung adalah ibukota Jawa Barat dan kota ini telah menjadi ‘hub’ bagi kota-kota lainnya di Jawa Barat. Menyebutnya adalah simbolisasi dari kebesaran Jawa Barat, dan bukan kebetulan kalau titik start-nya dimulai dari Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda yang berada di kota Bandung. Berkenaan dengan itulah Bandung Explorer (Bandrex) sebagai panitia penyeleggara menggelar press conference yang bertempat di Hotel Zodiak pada hari Sabtu (03/06/2017).

Untuk menggaungkan event lari ultra ini, Bandrex selaku komunitas penggiat lari trail di Bandung telah bekerjasama dengan Komunitas Generasi Pesona Indonesia (GenPI) Jawa Barat. Bang Aswi, koordinator GenPI Jabar, mengatakan, “Sebuah kebanggaan bagi kami untuk turut serta dalam event lari ultra ini. Ini event internasional, bukan nasional, karena melibatkan beberapa pelari luar Indonesia seperti Malaysia, Brunei, India, Perancis, dll. Dengan begitu, sudah selayaknya event ini masuk menjadi kalender pariwisata Jawa Barat.” Dalam pelaksanaannya nanti, peserta lari akan berlomba mengadu kecepatan menempuh jarak 50K, 100K individu, dan 100K ekiden (tim) melewati empat pegunungan.

Race Director BDG 100K Ultra, Dian R Sukmara mengatakan, kondisi geografis Bandung yang berupa cekungan dengan gunung-gunung di sekelilingnya, jadi daya tarik buat peserta yang mau menikmati kegiatan lari dengan kombinasi panorama bukit dan pegunungan. “Untuk lomba lari jarak 100 kilometer akan melewati puncak gunung Palasari, Bukit Tunggul, Tangkuban Parahu, dan Burangrang. Sementara nomor 50 kilometer akan melewati puncak Tangkuban Parahu dan Burangrang,” kata pria yang akrab disapa Abah Dian. Kategori lari ultra disematkan pada event lari di atas kategori maraton atau di atas 42K.

Lomba lari in jelas amat menantang karena peserta ditantang untuk berlari menanjak hingga ketinggian 6.630 meter di kategori 100K dan ketinggian 2.680 meter di kategori 50K. Pada lomba ini, panitia membuka kelas umum dan master di kategori relay. Kelas master berlaku bagi mereka yang berusia di atas 45 tahun. Untuk tim relay pelari harus di atas usia 45 tahun, jika ada yang di bawah itu maka masuk kelas umum. Khusus tim relay, minimal satu pelari adalah perempuan. Kelas umum di bawah 45 tahun. Lomba lari serupa sudah ada di beberara daerah lain seperti Rinjani 100K, Bromo Tengger Semeru, hingga Mesastila Peak Challenge yang melewati Gunung Merbabu dan Merapi. “Bandung Ultra 100K ini punya sensasi lain karena menawarkan pemandangan empat puncak gunung yang unik dan memiliki nilai sejarah melegenda hingga menjadikan Bandung seperti sekarang ini,” tambah Dian.

Pendaftaran BDG 100K Ultra

Untuk mendaftar dalam nomor 100K, peserta harus sudah pernah mengikuti lomba lari ultra dengan jarak minimum 50 kilometer, sementara untuk kategori relay 100K peserta harus sudah pernah menyelesaikan lomba dengan jarak minimum 21 kilometer. Pendaftaran sudah dibuka melalui jaringan internet di laman bdg100.id sampai tanggal 27 Agustus 2017 mendatang. “Hingga akhir bulan Mei 2017 ini, panitia sudah menerima 152 pendaftar. Termasuk delapan pelari asing dari Malaysia, Brunei Darussalam, Perancis, dan India. Ada tujuh pelari asing pria dan satu perempuan,” kata Dian.

Bang Aswi, koordinator GenPI Jabar, menambahkan, “Alhamdulillah event ini sudah mendapat tanggapan positif dari Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat. Bu Ida Hernida selaku Kadisnya sudah memberi restu bahwa event ini akan masuk ke dalam kalender pariwisata Jawa Barat. Sebagai bukti dukungannya, mereka telah mempersiapkan empat megatron di empat kota untuk menayangkan teaser video Bandung Ultra 100K mulai Agustus nanti. Ia berharap event ini juga dimasukkan oleh Kementerian Pariwisata Republik Indonesia ke dalam kalender pariwisata nasional agar gaungnya makin membahana.” Dian mengaku bahagia saat mengetahui bahwa event komunitas ini diapresiasi oleh berbagai pihak, “Lomba lari ini adalah bentuk kecintaan komunitas kami terhadap Bandung dan Jawa Barat.”[]

Ayo Vote Nominasi Pariwisata Jawa Barat di API 2017

By | Berita, Event | No Comments
Anugerah Pesona Indonesia
Anugerah Pesona Indonesia
Anugerah Pesona Indonesia (API) adalah sebuah rangkaian kegiatan tahunan yang diselenggarakan untuk membangkitkan apresiasi masyarakat terhadap pariwisata Indonesia dan sekaligus mendorong peran serta berbagai pihak, terutama Pemerintah Daerah agar lebih giat lagi dalam melakukan promosi pariwisata.
Pada tahun 2016 lalu, API mengangkat 10 Nominasi terpopuler di Indonesia, untuk tahun 2017 ini ditambah menjadi 15 Nominasi terpopuler yang terdiri dari :  Surga tersembunyi terpopuler, Obyek wisata bersih terpopuler, Situs Sejarah terpopuler, Makanan Tradisional terpopuler, Tempat menyelam terpopuler, Tempat Berselancar terpopuler, Atraksi Budaya terpopuler, Festival Pariwisata terpopuler, Dataran Tinggi terpopuler, Tujuan wisata baru terpopuler, Kampung Adat terpopuler, Minuman Tradisional terpopuler, Obyek Wisata Belanja terpopuler, Obyek wisata Unik terpopuler dan Promosi pariwisata digital terpopuler.
Dari ke-15 nominasi tersebut, Jawa Barat berhasil meloloskan empat nominator tepopuler yang terdiri dari :

Desa Wisata Bantaragung
Desa Wisata Bantaragung
Pic : 
Anugerah Pesona Indonesia 

1. Nominasi Surga Tersembunyi terpopuler, Desa Wisata Bantaragung, Kab.Majalengka, ketik API 1B kirim ke 99386, atau klik Disini

Jeruk Nipis Peras (Jeniper)
Jeruk Nipis Peras (Jeniper) Pic : Anugerah Pesona Indonesia
2. Nominasi Minuman Tradisional terpopuler, yaitu Jeruk Nipis Peras (Jeniper) dari Kab. Kuningan; Ketik API 12E kirim ke 99386, atau klik Disini

Bukit seribu bintang,
Bukit seribu bintang Pic : Anugerah Pesona Indonesia
3. Nominasi Dataran tinggi terpopuler, yaitu  Bukit seribu bintang, dari Kab.Kuningan; Ketik API 9C kirim ke 99386, atau klik Disini
Promosi Pariwisata Digital
Promosi Pariwisata Digital
Pic : Anugerah Pesona Indonesia
4. Nominasi Promosi Pariwisata Digital terpopuler, akun twetter Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Jabar. Ketik API 15C kirim ke 99386, atau klik Disni
Untuk mendukung keempat nominasi tersebut, warga Jawa Barat dapat melakukan Vote dengan cara mengirim SMS premium berbayar sebanyak-banyaknya yang dibuka mulai 01 Juni 2017 dan berakhir 31 Oktober 2017. Malam Penghargaan API ini akan dikemas dalam bentuk gala dinner yang akan digelar pada 17 November 2017.

Menpar Arief Yahya Melakukan Sidak ke STP NHI Bandung

By | Berita | No Comments
Menpar Arief  Yahya Melakukan Sidak ke STP NHI Bandung
Menpar Arief  Yahya Melakukan Sidak ke STP NHI Bandung 
Untuk memantau pelaksanaan Seleksi Bersama Masuk-Sekolah Tinggi Akademi Politeknik Pariwisata (SBM-STAPP), Menteri pariwisata Arief  Yahya melakukan Sidak dan rapat pemantauan fasilitas gedung perkuliahan STP NHI Bandung, yang bertempat di ruang rapat Rektorat STP NHI Bandung, Jumat (26/05/2017).

Dalam kunjungannya kali ini Menpar Arief Yahya didampingi oleh Deputi BPKK H.M Ahman Sya, Tenaga Ahli Menteri Bidang Manajemen Strategis Priyantono Rudito, dan Ketua STP Anang Sutono, Rapat pemantauan dilakukan dengan cara video call dengan 6 Unit Pelaksana Teknis (UPT) lembaga pendidikan tinggi pariwisata di bawah Kementerian Pariwisata yang terdiri atas STP NHI Bandung, STP Nusa Dua Bali, Poltekpar Medan, Poltekpar Makassar, Poltekpar Palembang, dan Poltekpar Lombok, dan Deputi BPKK, H.M Ahman Sya, Ketua STP Bandung Anang Sutono, dan Tenaga Ahli Menteri Bidang Manajemen Strategis, Priyantono Rudito.

Menpar Arief Yahya menginstruksikan kepada seluruh UPT lembaga pendidikan pariwisata Kemenpar agar menggunakan global standart untuk menjadi global player, serta mnyisihkan 10% lulusan dididik khusus menjadi entrepreneur. Perguruan Tinggi Pariwisata di bawah Kemenpar harus bisa menjadi center of exellence dalam penggunaan bahasa asing.
Perbandingan antara pencari kerja dan lowongan kerja adalah 1:4, di mana setiap 1 pencari kerja dibutuhkan oleh 4 lowongan pekerjaan. Angka lowongan pekerjaan tersebut naik 25% dari acara serupa di tahun 2016 yang menyediakan 12.000 lowongan pekerjaan.
Ketimpangan supply-demand tenaga kerja tersebut disadari oleh Kemenpar, untuk itu beliau menginstruksikan 6 UPT untuk memiliki 10.000 mahasiswa aktif kuliah dan menghasilkan 2.000 alumni yang diluluskan pada tahun 2018.
“Sebuah target yang ternyata sudah tercapai 2017 di mana jumlah mahasiswa di 6 UPT sebesar 10.000 dan lulusan tahun 2017 sebesar 2.000 alumni,” kata Menpar Arief Yahya.
Deputi Bidang Pengembangan Kelembagaan Kepariwisataan Ahman Sya menjelaskan, inisiasi SBM STAPP dilakukan perdana pada tahun 2016, atas instruksi Menpar untuk digitalisasi pendaftaran mahasiswa yang sinergis oleh 6 UPT lembaga pendidikan tinggi pariwisata di bawah Kemenpar.
Di luar jalur SBM-STAPP, seluruh UPT juga melakukan Seleksi Mandiri Masuk (SMM), dengan total peminat yang mendaftar melalui SBM-STAPP adalah sebesar 10.000 orang dan SMM sebesar 11.000 orang. Total peminat 6 UPT Kemenpar pada tahun 2017 adalah sebesar 21.000 orang, naik 50% dibanding data peminat tahun 2016.
Dalam mekanisme penerimaan mahasiswa baru tersebut, seluruh UPT mengalokasikan kuota menerima mahasiswa 80% dari SBM-STAPP dan 20% sisanya dari SMM. Adapun peminat yang mendaftar melalui SBM-STAPP Total 21.382 yakni STP NHI Bandung 11.655, STP Nusa Dua Bali 4.491, Akpar Medan 1.707, Poltekpar Makassar 2.470, Poltekpar Palembang 630, dan Poltekpar Lombok 429.
Jumlah peminat tersebut sangat banyak dan melampaui kapasitas 6 UPT untuk menampung 3.500 mahasiswa baru. Persaingan untuk mendapatkan kursi studi adalah 1:6, hanya 1 peminat yang diambil dari 6 pendaftar.
“Angka persaingan untuk mendapatkan kursi studi berbanding terbalik dengan jumlah lowongan kerja yang tersedia, sebagai contoh Job Fair International Tourism and Hospitality Grand yang diadakan di STP NHI Bandung pada 23-24 Mei 2017 menyediakan lebih dari 15.000 lowongan kerja, sementara pendaftar hanya 4.000 orang.” papar Ahman Sya.

Festival Obrog-obrog dan Karnaval untuk Menyambut Ramadhan di Majalengka

By | Berita, Event | No Comments
Obrog-obrog dan Karnaval
Festival Obrog-obrog dan Karnaval 
Dalam rangka menyambut datangnya bulan suci Ramadhan 1438 H, Kabupaten Majalengka dimeriahkan dengan festival obrog-obrog dan karnaval. Masing-masing peserta yang mewakili 26 Kecamatan se-Kab. Majalengka, OPD dan Dinas instansi terkait, ditambah unsur forum BUMD dan yang lainnya, menampilkan kreasi seni dan budaya yang bervariasi. Festival ini berlangsung meriah dan memukau ribuan warga yang memadati Jln. Alun-alun Majalengka, pada Rabu (24/05/2017) malam.
Bupati Majalengka Sutrisno, turut hadir dalam acara yang sudah menjadi tradisi tahunan warga Majalengka tersebut. Dalam sambutannya beliau mengucapkan rasa syukur, karena acara mapag Ramadhan 1438 H, yang kemudian dilangsungkan dengan peringatan Hari Jadi ke-527 Majalengka, pada 7 Juni 2017 mendatang.
“Kita patut bersyukur, di usia ke-527 Tahun Majalengka terus membangun untuk kesejahteraan masyarakat,”kata Sutrisno.
Bupati Majalengka pun mengajak masyarakat untukl meneladani nilai-nilai sejarah dan terus meningkatkan perannya dalam menyukseskan rangkaian program pembangunan, terutama dalam segi pariwisata, karena salah satu penunjang kepariwisataan yaitu Bandara Intenasional Jawa Barat (BIJB) akan segera dioperasikan dan tentunya menjadi sarana pintu masuk wisatawan baik lokal maupun Manca Negara.
“Mudah-mudahan ke depan Majalengka menjadi daerah tujuan wisata, seiring tema saat ini yaitu visit Majalengka, mari kita wujudkan kota pariwisata dan penerbangan,” punkas Nya.(JS)

Jagir Festival Pesona Wisata 2017 Ciamis

By | Berita, Event | No Comments
Jagir Festival 2017
Jagir Festival 2017
Ribuan warga dan wisatawan membanjiri Lapangan Jayagiri, Kecamatan Panumbangan, Ciamis, Jawa Barat untuk menyaksikan Jagir Festival Pesona Wisata 2017. Festival tradisi warga Ciamis ini dilaksanakan pada 19-20 Meiu 2017, dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan, dengan mengusung tema “Merawat Pesona Tatar Galuh”. 
Para pengunjung mendapat suguhan pertunjukan yang sangat menawan dari berbagai komunitas seperti pencinta wisata gunung, motor, dan pedagang ikan. Selain itu, pengunjung pun bisa menyaksikan berbagai kesenian daerah. Misalnya, wayang landung, bebegig, kuda bajir, sisingaan, angklung, dogdog, buncis, musik ronda, dan pawai obor.
Mata para travelista juga dimanjakan dengan pameran karya seni kayu dan bazar kuliner tradisional.  Pada malam hingga dini hari, wisatawan juga dihibur dengan berbagai pertunjukan.
Di antaranya Tari Pesona Indonesia, musikalisasi puisi penyair Sufi Ridwan Ch. Madris, tari tradisi dan modern, lawak Aman Amin Bandung (sinetron Kampung Kendang), Bajidoran Balad Pandawa, parade sinden dan penari serta Bangbung Hideung (Rita Tila dan Yati Puja). Acara makin meriah dengan penampilan beberapa artis. Salah satunya adalah Budi DoReMi.
Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan, festival itu berguna untuk mempromosikan salah satu pesona Indonesia dalam bentuk atraksi wisata budaya. Jagir festival juga bertujuan mendorong pemerintah daerah dan stakeholder lainnya untuk membangun destinasi wisata budaya yang berdaya saing tinggi. Event akbar ini juga sejalan dengan ambisi Kemenpar untuk menggaet 12 juta wisatawan dari sektor wisata budaya. Dari jumlah itu, sebanyak 5,4 juta di antaranya adalah wisatawan mancanegara.
Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Esthy Reko Astuty mengatakan, festival itu untuk mem-branding Pesona Indonesia dan menggenjot atraksi di Ciamis dan sekitarnya.
“Juga dalam rangka menyambut datangnya bulan suci Ramadan, mengangkat kearifan lokal terutama yang bersifat religius. Kami melihat portofolio wisata sejarah dan religi sangat kuat kaitannya,” ujar Esthy.
Dia menambahkan, Jagir Festival Pesona Wisata 2017 juga bertujuan memperkuat posisi wisata halal yang tengah menjadi salah satu kekuatan pariwisata dunia.
“Semua itu bisa dinikmati oleh siapa pun. Kam bisa sekaligus mendorong alternatif wisata halal di sini. Tidak hanya untuk muslim, tapi juga non muslim bisa menikmati wisata halal,” kata Esthy.
Sementara itu, Kepala Bidang Promosi Wisata Budaya, Asisten Deputi Pengembangan Segmen Pasar Personal Wawan Gunawan mengatakan, Jagir Festival Pesona Wisata 2017 menghadirkan berbagai atraksi budaya yang mendemostrasikan salah satu mahakarya yang sudah mendunia.
Yakni, kolaborasi seni pertunjukan dan helaran (karnaval) yang menekankan pada tema atraksi wisata untuk sosialisasi branding Pesona Indonesia dan Wonderful Indonesia melalui seni pertunjukan yang atraktif dan menarik.