Atraksi Wisata Baru buat Generasi Milenial Kab Kuningan

By July 17, 2018Wisata

Kuningan – Inilah, salah satu offline event Generasi Pesona Indonesia (GenPI). Komunitas netizen yang concern di sektor pariwisata di Jawa Barat khususnya di Kabupaten Kuningan ini membuat Pasar Maya Asih. Betul-betul pasar riil, tempat bertemu buyers dan sellers di suatu tempat.

Tetapi, kreativitas anak-anak muda GenPI Kuningan kali ini mengemas pasar dengan cara yang sangat unik dan kekinian. Khas anak-anak muda yang selalu berpikir beda, mencari sudut pandang yang asyik, bukan hanya offline, tetapi juga online.

“Itulah digital lifestyle anak-anak muda, selalu memikirkan impression, objek foto Instagramable, interaktif, viral, trending topic, dan tema-tema khas online social media. Di mana ada objek anti mainstream, di situ mereka berkumpul,” kata Muhamad Samsudin selaku Kordinator GenPI Kuningan.

Pasar Maya Asih yang di desain anak muda GenPI Kuningan ini sama. Bukan sekedar bertemu kuliner yang khas, langka, dan sensasional. Tetapi juga 1001 titik selfie yang “memaksa” pengunjung mengeluarkan smartphone-nya dan memasang aplikasi camera-nya.

Ini beda dengan pasar-pasar zaman dulu, yang hanya membutuhkan lapak, tempat menata barang dagangan, bertemulah pembeli dan penjual. Pasar Maya Asih ini pasar penuh aturan. “Karena aturan itu sendiri sudah unik dan bisa diceritakan di media sosial,”.

Digital lifestyle itu, kata Sam, harus interaktif, berbasis online, bercerita dengan video, gambar, sedikit text, viral alias dari HP ke HP. Bukan lagi dari mulut ke mulut, karena “mulut” mereka adalah gadget, signal, dan wifi.

Pasar ini, mengajak netizens dan komunitasnya untuk “kopi darat”, minum kopiv ke Pasar Maya Asih. “Kami ingin mendownload komunitas medsos dengan followers, subscribers, friends yang berinteraksi di online, kumpul secara offline,”

“Silakan klik hastag #PasarMayaAsih, di situlah interaksi promosi Pasar Maya Asih yang heboh,” kata Sam. Sisi sociopreneurshipnya, mengajak masyarakat Kelurahan Cigugur, Kabupaten Kuningan untuk berjualan dengan konsep back to nature, traditional style, dan sentuhan media social friendly.

Bupati Kuningan H Acep Purnama, SH., MH yang hadir dalam Grand Launching Pasar Maya Asih menjelaskan. Pasar yang dihidupkan setiap Minggu pagi pukul 07.00 sampai 13.00 WIB itu sangat bagus untuk atraksi baru di Kuningan. Pasar yang didesain untuk orang bersantai, berhari Minggu, berlibur bersama keluarga, sahabat, handai tolan, karib, termasuk friends dan followers nya.

Acep melihat Pasar Maya Asih itu sebagai digital sociopreneurship. Digital, karena sebagai produk, hanya dipromosikan melalui media sosial oleh anak anak Generasi Pesona Indonesia. Bahkan beberapa kali menjadi trending topic di Twitter dan heboh di media sosial seperti Instagram, Facebook dan Youtube.

admin

Author admin

More posts by admin

Leave a Reply